BBNI: Bank Negara Indonesia, penutupan dan nilai satu lot
Bank Negara Indonesia · IDX
- Penutupan harian
- Hari harga tertinggi 52 minggu (5 Feb 2026, Rp 4.730)
- Hari harga terendah 52 minggu (19 Okt 2026, Rp 2.830)
- Penutupan terakhir (5 Nov 2026, Rp 3.320)
Ringkasan
Penutupan terakhir yang tersimpan untuk BBNI (Bank Negara Indonesia) adalah Rp 3.320 pada 5 Nov 2026, naik Rp 150 (+4,73%) dari sesi sebelumnya. Satu lot, yaitu 100 lembar, bernilai Rp 332.000 dengan harga itu, belum termasuk biaya. Penutupan tersebut berada di bagian bawah rentang 52 minggu yang berjalan dari Rp 2.830 sampai Rp 4.730.
Penutupan 5 November 2026 dan sesi sebelumnya
Penutupan sesi sebelumnya (4 November 2026) adalah Rp 3.170. Dari situ harga naik Rp 150 per lembar (+4,73%), setara 15,0 langkah fraksi harga (Rp 10 pada level sebelumnya); untuk satu lot selisih itu Rp 15.000, karena satu lot berisi 100 lembar.
Di papan sepuluh perusahaan situs ini, nilai satu lot BBNI berada di urutan ke-4 dari yang termurah, perubahan hariannya di urutan ke-2 dari yang terbesar, dan letaknya dalam rentang 52 minggu di urutan ke-7 dari yang terbawah. Urutan ini hanya membandingkan sepuluh perusahaan itu satu sama lain.
Angka BBNI dalam satu tabel
| Angka | Nilai | Cara menghitungnya |
|---|---|---|
| Penutupan terakhir | Rp 3.320 | harga penutupan sesi 5 Nov 2026 |
| Penutupan sebelumnya | Rp 3.170 | penutupan sesi 4 Nov 2026 |
| Perubahan harian | +4,73% | penutupan terakhir dibagi penutupan sebelumnya |
| Nilai satu lot | Rp 332.000 | penutupan dikali 100 lembar |
| Terendah 52 minggu | Rp 2.830 | harga terendah di antara 239 sesi sejak 6 Nov 2025, tercatat 19 Okt 2026 |
| Tertinggi 52 minggu | Rp 4.730 | harga tertinggi di antara 239 sesi sejak 6 Nov 2025, tercatat 5 Feb 2026 |
| Posisi dalam rentang | 25,8% | (penutupan dikurangi terendah) dibagi (tertinggi dikurangi terendah) |
| Sesi naik, turun, tetap | 100, 125, 14 | penutupan dibanding penutupan sesi sebelumnya, 239 sesi |
| Kenaikan harian terbesar | +8,78% | penutupan 20 Okt 2026 dibanding sesi sebelumnya |
| Penurunan harian terbesar | −12,90% | penutupan 16 Okt 2026 dibanding sesi sebelumnya |
Dibaca: 07.11.2026 03:14
Di mana penutupan berada dalam rentang 52 minggu
Dalam 239 sesi sejak 6 Nov 2025, harga terendah BBNI adalah Rp 2.830, tercatat pada 19 Okt 2026, dan harga tertinggi Rp 4.730, tercatat pada 5 Feb 2026. Jaraknya Rp 1.900 per lembar: puncak itu 67,14% di atas dasarnya.
Puncak datang lebih dulu, 256 hari kalender sebelum dasar; dari puncak ke dasar harga turun 40,17%.
Penutupan terakhir Rp 3.320 berada 17,31% di atas dasar dan 29,81% di bawah puncak. Dalam skala nol (dasar) sampai seratus (puncak), letaknya 25,8; itu lebih dekat ke dasar daripada ke puncak rentang. Angka ini hanya menyebut posisi.
Rata-rata dari 239 penutupan dalam jendela itu Rp 3.879 dan nilai tengahnya Rp 3.800; penutupan terakhir Rp 3.320 berada di bawah rata-rata sebesar 14,41%. 217 dari 239 sesi ditutup di atas penutupan terakhir itu.
Setahun, sesi demi sesi
Dari 239 sesi dalam jendela itu, 100 ditutup lebih tinggi daripada sesi sebelumnya, 125 lebih rendah, dan 14 sama. Sesi naik karenanya 41,8 persen dari seluruh sesi.
Kenaikan harian terbesar terjadi pada 20 Oktober 2026 (+8,78%) dan penurunan terbesar pada 16 Oktober 2026 (−12,90%). Ada 11 sesi dengan perubahan penutupan 5 persen atau lebih ke salah satu arah, dan 33 sesi dengan 3 persen atau lebih.
Di antara sepuluh perusahaan situs ini, kenaikan harian terbesar BBNI berada di urutan ke-7 dari yang terbesar, dan penurunan harian terbesarnya di urutan ke-6 dari yang terdalam. Batas perubahan harga harian yang ditetapkan bursa dijelaskan di halaman jenis order; angka di atas hanyalah yang pernah terjadi, bukan batas itu.
Lima sesi terakhir: 30 Okt 2026 Rp 3.320 (+2,47%); 2 Nov 2026 Rp 3.290 (−0,90%); 3 Nov 2026 Rp 3.200 (−2,74%); 4 Nov 2026 Rp 3.170 (−0,94%); 5 Nov 2026 Rp 3.320 (+4,73%).
Dari akhir bulan ke akhir bulan
Penutupan akhir bulan BBNI berjalan dari Rp 4.370 (30 Des 2025) ke Rp 3.320 (5 Nov 2026, sesi terakhir yang tersimpan; bulan itu belum penuh). Akhir bulan tertinggi dalam tabel adalah Januari 2026 dengan Rp 4.490, yang terendah Juni 2026 dengan Rp 3.160.
Penutupan akhir bulan BBNI
| Akhir bulan | Penutupan terakhir bulan itu | Perubahan dari bulan sebelumnya |
|---|---|---|
| Desember 2025 | Rp 4.370 | — |
| Januari 2026 | Rp 4.490 | +2,75% |
| Februari 2026 | Rp 4.400 | −2,00% |
| Maret 2026 | Rp 3.760 | −14,55% |
| April 2026 | Rp 3.720 | −1,06% |
| Mei 2026 | Rp 3.700 | −0,54% |
| Juni 2026 | Rp 3.160 | −14,59% |
| Juli 2026 | Rp 3.530 | +11,71% |
| Agustus 2026 | Rp 3.860 | +9,35% |
| September 2026 | Rp 3.390 | −12,18% |
| Oktober 2026 | Rp 3.320 | −2,06% |
| 5 Nov 2026 (sesi terakhir yang tersimpan) | Rp 3.320 | 0,00% |
Dibaca: 07.11.2026 03:14
Bulan terbaik dan terburuk dalam tabel
Dari 11 perubahan antarbulan di tabel, yang terbesar naik adalah Juli 2026 (+11,71%) dan yang terbesar turun adalah Juni 2026 (−14,59%). 3 dari 11 bulan ditutup lebih tinggi daripada bulan sebelumnya. Gerakan di dalam bulan tidak tampak di tabel ini.
Perubahan harga satu, tiga, dan lima tahun
Penutupan terakhir dibandingkan dengan penutupan pada tanggal yang sama beberapa tahun lalu (atau sesi pertama sesudahnya): dibandingkan dengan penutupan 5 Nov 2025 (Rp 4.460), penutupan terakhir berubah −25,56% dalam satu tahun; dibandingkan dengan penutupan 6 Nov 2023 (Rp 4.970), penutupan terakhir berubah −33,20% dalam tiga tahun; dibandingkan dengan penutupan 5 Nov 2021 (Rp 3.475), penutupan terakhir berubah −4,46% dalam lima tahun. Angka-angka ini harga saja; dividen tidak dihitung.
Perubahan BBNI pada tiga jarak
| Periode | Penutupan acuan | Penutupan terakhir | Perubahan harga |
|---|---|---|---|
| 1 tahun (5 Nov 2025) | Rp 4.460 | Rp 3.320 | −25,56% |
| 3 tahun (6 Nov 2023) | Rp 4.970 | Rp 3.320 | −33,20% |
| 5 tahun (5 Nov 2021) | Rp 3.475 | Rp 3.320 | −4,46% |
Dibaca: 07.11.2026 03:14
Berapa lot BBNI untuk anggaran Anda
Dengan nilai satu lot Rp 332.000, anggaran Rp 1.000.000 membeli 3 lot senilai Rp 996.000 dan menyisakan Rp 4.000. Dari enam anggaran di tabel, yang terkecil dan sudah cukup untuk satu lot BBNI adalah Rp 1.000.000. Tabel belum memuat biaya transaksi, yang ditambahkan di atas nilai lot.
Lot BBNI menurut anggaran
| Anggaran | Lot yang terbeli | Nilai lot yang terbeli | Sisa anggaran |
|---|---|---|---|
| Rp 1.000.000 | 3 | Rp 996.000 | Rp 4.000 |
| Rp 2.500.000 | 7 | Rp 2.324.000 | Rp 176.000 |
| Rp 5.000.000 | 15 | Rp 4.980.000 | Rp 20.000 |
| Rp 10.000.000 | 30 | Rp 9.960.000 | Rp 40.000 |
| Rp 25.000.000 | 75 | Rp 24.900.000 | Rp 100.000 |
| Rp 100.000.000 | 301 | Rp 99.932.000 | Rp 68.000 |
Anggaran dibagi nilai satu lot, dibulatkan ke bawah; biaya transaksi dan pajak belum dihitung.
Dibaca: 07.11.2026 03:14
Fraksi harga BBNI pada level ini
Pada penutupan Rp 3.320, yang termasuk rentang Rp 2.000 sampai di bawah Rp 5.000, fraksi harga BBNI adalah Rp 10: satu langkah harga bernilai Rp 10 per lembar, 0,30 persen dari harga, atau Rp 1.000 per lot. Tabel fraksi dan aturannya ada di halaman jenis order.
Dari penutupan ke puncak 52 minggu ada 141 langkah dan ke dasar 49 langkah pada fraksi yang sama; hitungan ini kasar karena fraksi berubah bila harga melewati batas rentang.
Contoh order beli BBNI
Misalkan Anda memasang order beli 3 lot BBNI dengan harga batas Rp 3.320: jumlahnya 300 lembar dan nilai pembeliannya Rp 996.000 sebelum biaya. Harga itu kelipatan Rp 10, jadi sah. Harga Rp 3.321 bukan kelipatan Rp 10 dan tidak akan diterima sebagai harga order pada level ini.
Order itu terisi menurut antrean di bursa, sebagian atau seluruhnya, dan angka di halaman ini adalah penutupan 5 November 2026, bukan harga hari Anda memesan. Untuk usaha Bank Negara Indonesia rujukannya laporan keuangan dan pengumuman di idx.co.id; halaman ini hanya memuat harga.
Baca selanjutnya
Pertanyaan sebelum membeli saham pertama
Berapa uang yang dibutuhkan untuk satu lot BBNI?
Dengan penutupan Rp 3.320 pada 5 Nov 2026, satu lot (100 lembar) bernilai Rp 332.000. Itu belum termasuk komisi, pungutan, dan pajak, yang ditambahkan menurut tarif perusahaan sekuritas Anda. Pada hari order, harga akan berbeda dari penutupan ini.
Di mana penutupan terakhir BBNI dalam rentang 52 minggu?
Rentangnya Rp 2.830 (dasar, 19 Okt 2026) sampai Rp 4.730 (puncak, 5 Feb 2026). Penutupan Rp 3.320 berada pada 25,8 dari 100 dalam skala dasar ke puncak. Letak ini bergeser setiap sesi dan tidak meramalkan arah harga.
Berapa lot BBNI yang terbeli dengan Rp 10.000.000?
30 lot senilai Rp 9.960.000, dengan sisa Rp 40.000, bila harga sama dengan penutupan terakhir dan biaya diabaikan.
Apakah harga BBNI di halaman ini bisa dipakai untuk order besok?
Tidak sebagai harga pasti. Angka di halaman ini adalah penutupan 5 November 2026. Harga saat order dikirim ditentukan antrean di bursa pada saat itu, jadi pakai angka di sini untuk memperkirakan anggaran, lalu periksa harga di aplikasi sekuritas sebelum mengirim.
Dari mana angka BBNI di halaman ini berasal?
Bar harian dibaca dari Yahoo Finance pada 6 November 2026 dan disimpan; setiap angka dihitung ulang dari bar itu dan penutupan sebelumnya serta rentang 52 minggu dicocokkan dengan bacaan kedua dari TradingView pada 6 November 2026. Caranya ada di halaman metodologi.
Siap membuka akun?
Akun trading yang ditautkan dari situs ini adalah akun CFD pada harga saham global, bukan akun untuk membeli saham di Bursa Efek Indonesia. Baca perbedaannya sebelum mendaftar.