Harga dan nilai satu lot: dari harga per lembar ke uang yang disiapkan

Ringkasan
Di pasar reguler IDX saham dibeli dalam lot, dan satu lot adalah 100 lembar. Uang yang perlu disiapkan untuk satu lot adalah harga per lembar dikali 100, ditambah biaya. Tabel di bawah menyusun sepuluh perusahaan situs ini dari nilai lot termurah ke termahal, memakai penutupan 5 November 2026: yang termurah UNVR dengan Rp 145.500, yang termahal UNTR dengan Rp 2.350.000.
Sepuluh perusahaan menurut nilai satu lot
| Kode | Penutupan | Nilai satu lot | Kelipatan dari lot termurah |
|---|---|---|---|
| UNVR | Rp 1.455 | Rp 145.500 | 1,0× |
| TLKM | Rp 1.990 | Rp 199.000 | 1,4× |
| BBRI | Rp 2.710 | Rp 271.000 | 1,9× |
| BBNI | Rp 3.320 | Rp 332.000 | 2,3× |
| BMRI | Rp 3.610 | Rp 361.000 | 2,5× |
| ASII | Rp 4.930 | Rp 493.000 | 3,4× |
| BBCA | Rp 5.125 | Rp 512.500 | 3,5× |
| ICBP | Rp 6.125 | Rp 612.500 | 4,2× |
| INDF | Rp 6.725 | Rp 672.500 | 4,6× |
| UNTR | Rp 23.500 | Rp 2.350.000 | 16,2× |
Dibaca: 07.11.2026 03:14
Satu lot: seratus lembar
Satu lot di pasar reguler berisi 100 lembar saham, dan order diisi dalam jumlah lot. Memesan 1 lot berarti 100 lembar, memesan 3 lot berarti 300 lembar. Karena itu uang yang dibutuhkan bukan harga per lembar yang tampil di layar, melainkan harga itu dikali 100.
Contoh dari tabel: BBCA ditutup di Rp 5.125 per lembar, jadi satu lot bernilai Rp 512.500. Angka pertama yang Anda lihat di aplikasi dan angka yang harus tersedia di RDN berbeda faktor seratus.
Dari yang termurah sampai yang termahal
Nilai satu lot UNTR (Rp 2.350.000) adalah 16,2 kali nilai satu lot UNVR (Rp 145.500). Bila Anda ingin memegang satu lot dari kesepuluh perusahaan di tabel sekaligus, dibutuhkan Rp 5.949.000 pada penutupan 5 November 2026, belum termasuk biaya.
9 dari sepuluh perusahaan bernilai satu lot sampai Rp 1.000.000 atau kurang; sisanya memerlukan anggaran yang lebih besar untuk satu lot saja. Halaman anggaran dan jumlah lot menghitung selanjutnya berapa lot yang terbeli.
Harga per lembar tidak mengukur besar perusahaan
Dua perusahaan dengan harga per lembar yang sangat berbeda tidak otomatis berbeda ukuran. Harga per lembar bergantung pada berapa lembar yang diterbitkan perusahaan itu; membaginya dengan ratusan juta lembar atau dengan puluhan miliar lembar menghasilkan angka yang jauh berbeda. Karena itu harga per lembar hanya berguna untuk menghitung uang yang dibutuhkan, bukan untuk menilai mana perusahaan yang “lebih besar” atau “lebih mahal”.
Situs ini sengaja tidak mencetak kapitalisasi pasar atau penilaian: sumber bar harian tidak memuatnya, dan angka semacam itu tidak boleh ditulis dari ingatan.
Penutupan, bukan harga sekarang
Tabel memakai penutupan sesi 5 November 2026. Saat Anda memasang order, yang berlaku adalah antrean di bursa pada saat itu, dan harganya bisa berbeda. Dalam 239 sesi terakhir, kenaikan harian terbesar di antara sepuluh perusahaan adalah +16,38% (TLKM, 20 Okt 2026) dan penurunan terbesar −14,93% (UNTR, 21 Jan 2026); harga satu hari ke hari berikutnya bisa bergeser jauh.
Karena itu tabel dipakai untuk memperkirakan anggaran, lalu angkanya diperiksa ulang di aplikasi sekuritas sebelum order dikirim.
Tiga perhitungan yang bisa Anda cocokkan sendiri
UNVR: Rp 1.455 per lembar × 100 lembar = Rp 145.500 per lot. Tiga lot: Rp 436.500 untuk 300 lembar.
ASII: Rp 4.930 per lembar × 100 lembar = Rp 493.000 per lot. Tiga lot: Rp 1.479.000 untuk 300 lembar.
UNTR: Rp 23.500 per lembar × 100 lembar = Rp 2.350.000 per lot. Tiga lot: Rp 7.050.000 untuk 300 lembar.
Buka aplikasi sekuritas, cari kode yang sama, dan kalikan harga yang tampil dengan seratus. Hasilnya berbeda dari angka di sini bila harga hari itu berbeda dari penutupan yang tertulis, dan perbedaannya adalah perubahan harga, bukan kesalahan hitung.
Biaya di luar nilai lot
Nilai satu lot hanya hasil kali harga dan jumlah lembar. Komisi perusahaan sekuritas, pungutan, dan pajak ditambahkan di atasnya. Besarannya tertulis di tarif sekuritas dan di nota transaksi; situs ini tidak memuatnya karena tidak ada di sumber datanya. Penjualan saham di bursa dikenai pajak penghasilan final yang dipotong lewat sekuritas; periksa nota transaksi Anda untuk angka yang berlaku.
Baca selanjutnya
Pertanyaan sebelum membeli saham pertama
Apakah satu lot selalu seratus lembar?
Di pasar reguler Bursa Efek Indonesia, ya: satu lot berisi 100 lembar dan order diisi dalam jumlah lot. Aturan itu dituliskan di sini sebagai ketentuan bursa, bukan sebagai angka dari data yang dibaca situs ini.
Apakah nilai satu lot di tabel sudah termasuk biaya?
Belum. Nilai satu lot hanya penutupan dikali jumlah lembar per lot. Komisi, pungutan, dan pajak ditambahkan di luar angka itu, dan besarnya mengikuti tarif sekuritas Anda.
Mengapa penutupan dipakai, bukan harga sekarang?
Situs ini menyimpan bar harian yang sudah selesai; yang terbaru adalah penutupan 5 November 2026. Harga sekarang hanya tersedia di aplikasi sekuritas saat bursa buka, dan situs ini tidak menampilkan kuotasi.
Apakah harga per lembar yang murah berarti perusahaannya murah?
Tidak. Harga per lembar bergantung pada jumlah lembar yang diterbitkan, jadi ia tidak membandingkan perusahaan. Ia hanya menentukan berapa uang yang dibutuhkan untuk satu lot.
Siap membuka akun?
Akun trading yang ditautkan dari situs ini adalah akun CFD pada harga saham global, bukan akun untuk membeli saham di Bursa Efek Indonesia. Baca perbedaannya sebelum mendaftar.